Twitter

Friday, February 10, 2012

koran terbaru - berita seputar indonesia

koran terbaru - berita seputar indonesia


Dewan Pers Buat Standar Kompetensi Wartawan

Posted: 10 Feb 2012 09:30 PM PST

Sabtu, 11 Februari 2012, 11:08 WIBIta Lismawati F. Malau, Mohammad Adam Wartawan harus memiliki profesionalitas dalam bekerja untuk mendapatkan kepercayaan publik. (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Anggota Dewan Pers, Wina Armada, menilai media harus menjaga kepercayaan publik dengan bersikap profesional dalam bekerja. Sebab, masalah yang dikeluhkan masyarakat terhadap pers saat ini adalah profesionalitas.

“Profesionalitas ini ada dua aspek, kompetensi dan integritas. Sementara banyak keluhan masyarakat, terutama di daerah,” kata Wina dalam diskusi Sindo Radio di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu 11 Februari 2012.

Menurut dia, kecenderungan yang dilihat oleh Dewan Pers dari beragam keluhan masyarakat, ada yang memanfaatkan profesi wartawan untuk kepentingan pribadi atau bukan kepentingan umum.

Oleh karena itu, Dewan Pers sudah menyiapkan standar kompetensi wartawan agar profesionalitas tetap terjaga. Tujuannya untuk memelihara kepercayaan publik terhadap media. “Kami Dewan Pers sudah buat standar profesi wartawan. Maka harus penuhi standar kompetensi wartawan itu. Ada tingkatannya seperti wartawan muda, madya, utama,” kata Wina.

Hasil uji kompetensi wartawan dapat diakses di laman Dewan Pers. Dengan demikian menurut Wina, publik maupun narasumber dapat mengacu pada data tersebut jika membutuhkan. “Narasumber berhak untuk menolak diwawancarai wartawan tidak kompeten. Mereka yang tidak kompeten juga tidak akan dilindungi oleh Dewan Pers,” kata Wina.

Sementara Wartawan Senior, Albert Kuhon, menyampaikan, uji kompetensi wartawan tersebut hanya salah satu jalan untuk meningkatkan profesionalitas wartawan.

“Uji kompetensi itu bisa jadi salah satu jalan. Sebagian besar wartawan mungkin tak tahu bahwa profesi yang disandangnya itu ada etikanya. Selain berita harus disampaikan cepat juga harus penuhi akurasinya,” kata Kuhon.

Kisah Perpisahan di Lagu Terbaru Krisdayanti

Posted: 10 Feb 2012 09:25 PM PST

Krisdayanti (VIVAnews/Beno Junianto)

VIVAnews - Krisdayanti kembali meramaikan industri musik Indonesia dengan mengeluarkan single dari album kompilasi ciptaan Bebi Romeo. Dalam album ini, ia menyanyikan lagu berjudul ‘Pernah Denganmu’.

Lagu ini seperti menggambarkan kisah KD, sapaan akrab Krisdayanti, dengan Anang Hermansyah. Ketika ditanya soal kisah lagu ini, ia menyatakan mungkin saja bisa dikaitkan dengan kisahnya.

“Ketika menerima lagu ini, pasti banyak yang berasumsi terhadap kisah saya. Tapi, ini mewakili kisah laki-laki dan perempuan yang lagi putus cinta. Mungkin buat Aurel juga bisa,” ujarnya saat ditemui di kawasan Central Park, Jakarta, Jumat 10 Februari 2012.

Istri Raul Lemos ini pun menceritakan proses pembuatan lagu itu. Ia mengaku mendengar lagu ini ketika dirinya berada di Dili.

“Dulu saya dengarnya di Dili dikirim lewat email. Sebelumnya ada lagu lain, tapi nggak cocok. Saya yakin pasti kisah saya akan disangkut-pautkan dengan lagunya. Tapi, semua orang itu pernah sakit hati, jadi lagu ini buat semua orang,” kata ibu tiga anak itu.

KD baru kembali ke industri musik Indonesia karena tahun lalu tidak memungkinkan. Pada 2011, ia sibuk mempersiapkan pernikahan, lalu melahirkan dan menata rumah tangga di Dili, Timor Leste.

“Semua tentu karena kesempatan dan peluang dari Tuhan. Tahun 2011 itu penuh banget, takutnya nggak konsen,” katanya. (art)

KPK Ekspose Kasus Century

Posted: 10 Feb 2012 09:20 PM PST

Sabtu, 11 Februari 2012, 09:23 WIBIta Lismawati F. Malau, Dedy Priatmojo Century Bank (ANTARA/Andika Wahyu)

VIVAnews – Komisi Pemberantasan Korupsi menggelar ekspose kasus dana bail out ke Bank Century, semalam. Sampai sejauh ini, kasus tersebut masih di tingkat penyelidikan.

Juru Bicara KPK, Johan Budi SP, Sabtu 11 Februari 2012, mengatakan, ekspose atau gelar perkara ini dilakukan untuk mendalami lagi dan menemukan indikasi pidana korupsi dalam kasus Bank Century. “Penyelidikan KPK antara lain terkait data-data audit forensik KPK dan data Timwas Century yang datang ke KPK,” jelas Johan.

Sebenarnya, KPK rutin menggelar ekspose untuk semua kasus, termasuk Century. “Untuk kasus ini, KPK sudah beberapa kali menggelar ekspose. Tapi, untuk yang semalam saya belum tahu hasilnya apa,” imbuhnya.

Johan pun mengaku tak tahu ke mana arah penyelidikan kasus ini, tapi satu hal pasti KPK menggunakan data Badan Pemeriksa Keuangan sebagai bahan ekspose. Jika kemudian merasa perlu pendalaman, penyidik bisa saja memeriksa pihak-pihak terkait lagi dan menggali data di lapangan. “Dalam ekspose, kami buka semua yang sudah didapat selama ini. Kemudian, yang kurang, kami cari,” jelasnya.

Timwas Century bilang ada kerugian negara dalam kasus ini? “Ya itu yang perlu didalami lagi, kerugian negara itu seperti apa? Kemudian, itu domain KPK bukan? Apakah ada penyelenggara negara?”

KPK memang terbatas undang-undang. KPK, jelas Johan, tidak bisa menindaklanjuti satu kasus jika tidak melibatkan penyelenggara negara.

Pencarian yang tertangkap pada berita ini:

Daniel Radcliffe Pernah Jadi Pecandu Alkohol

Posted: 10 Feb 2012 09:16 PM PST

Daniel Radcliffe (REUTERS/Lucas Jackson)

VIVAnews- Daniel Radcliffe pernah mengaku sempat menjadi pecandu berat alkohol. Namun, kini aktor 22 tahun itu telah menghentikan kebiasaan buruknya sejak Agustus 2010 lalu.

Bahkan ia juga mengaku, sempat merasa memiliki kehidupan yang membosankan. Namun, untuk menyenangkan dirinya, ia  pernah sesekali masuk ke dalam klub malam, tetap saja, ia beranggapan tempat itu membosankan.

“Saya pikir paparazi tahu, aku cukup membosankan sehingga mereka tidak benar-benar mengikuti saya. Saya tidak pernah berbuat banyak, saya pergi bekerja, saya melakukan pekerjaan saya, saya pulang dan kemudian saya tidur. Tidak ada hal lain  yang saya lakukan,” katanya seperti dikutip laman Female First.

“Saya pikir saya sudah berkunjung ke tiga klub dalam hidup saya. Ini menyedihkan, saya tidak perlu pergi ke dalamnya, saya tidak merasa  seperti kebanyakan orang.”

Daniel juga merasa bersyukur, bisa menghentikan kebiasaan buruknya minum alkohol.Ia merasa, setelah berhenti menjadi pecandu alkohol hidupnya jauh lebih baik. Ketenangan katanya, telah memberinya lebih banyak kesempatan untuk mencoba hal baru.

“Alkohol membawa saya ke tempat yang membuat saya tidak bahagia, dan sekarang jauh lebih baik karena saya sudah berhenti,” ujarnya

Lokasi Kecelakaan Bus Maut Jadi Tontonan Warga

Posted: 10 Feb 2012 09:11 PM PST

Tribun Jabar/R Oktora VeriawanKecelakaan maut di jalan Raya Cipanas-Cianjur, Jawa Barat. Bus Karunia Bhakti jurusan Jakarta-Garut dengan nomor polisi Z 7691 DA masuk ke jurang di tikungan Tapal Kuda, Kampung Pameungpeuk RT.02 RW.01, Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Rabu (6/8). Dari 47 orang penumpang, delapan orang meninggal dunia dan tujuh orang luka parah.

BOGOR, KoranBaru.com — Lokasi kecelakaan bus maut Karunia Bakti di Jalan Raya Puncak depan Pafesta Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, hingga Sabtu (11/2/2012) pagi menjadi tontonan warga.

Puluhan warga terlihat memadati pinggir jalan Cisarua. Mereka ingin melihat lokasi kecelakaan bus maut yang menewaskan 14 orang dan mengakibatkan puluhan orang luka-luka itu.

Banyaknya warga yang datang melihat lokasi kejadian menyulitkan petugas kepolisian melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Beberapa kali terdengar imbauan petugas polisi kepada warga yang datang untuk menjauhi lokasi. Petugas kewalahan karena warga telah mendekati lokasi kecelakaan, meski telah dilarang.

Untuk memudahkan proses evakuasi dan olah TKP, petugas memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian dengan areal yang cukup luas. Meski demikian, sejumlah warga tetap nekat ingin mendekati lokasi kejadian dengan alasan untuk melihat.

“Kami cuma ingin tahu, kecelakaan di kampung kita ini seperti apa,” kata Asep, warga setempat, yang datang bersama beberapa temannya.

Peristiwa kecelakaan tersebut juga membuat jalur Puncak lumpuh total. Kepolisian Bogor memberlakukan penutupan jalan sementara, baik dari arah Jakarta, maupun dari Puncak.

“Ini perintah Dirlantas Polda Jabar. Jalur ditutup sementara karena sedang dilakukan olah TKP,” kata salah satu petugas kepolisian.

Proses evakuasi berlangsung cukup lama. Mobil bus Karunia Bakti yang terjatuh tersebut diderek menggunakan mobil derek ukuran besar milik Jasa Raharja.

Peristiwa kecelakaan terjadi pada Jumat (10/2/2012) sekitar pukul 18.40. Bus Karunia Bakti yang bergerak dari arah Puncak mengalami rem blong. Bus yang berpenumpang lebih dari 30 orang itu menabrak sejumlah kendaraan yang ada di depannya. Akibatnya, 14 orang meninggal dunia dan sedikitnya 47 orang luka-luka.

Harapan Penyembuhan Muscular Dystrophy

Posted: 10 Feb 2012 09:02 PM PST


Oleh IMADA LAURA HP

Muscular dystrophy merupakan kelompok gangguan otot bawaan yang disebabkan gen spesifik abnormal dengan gejala kelemahan otot progresif dan pengerutan otot. Gen abnormal dapat diturunkan, bisa juga terjadi spontan. Artinya, muscular dystrophy dapat muncul walaupun tidak ada riwayat keluarga menderita penyakit ini.

Gejala muscular dystrophy (MD) mulai ringan sampai berat. Misalnya, sulit naik tangga, sulit berubah posisi dari duduk ke berdiri, tak bisa lari, kikuk, dan jalan terguncang-guncang. Ciri fisik penderita MD, betis menjadi besar, tetapi ada juga betis mengecil, bergantung pada tipe MD.

Duchenne muscular dystrophy merupakan tipe paling umum dari MD dan biasanya terjadi pada anak laki-laki. Adapun perempuan kebanyakan menjadi pembawa sifat. Penderita umumnya mulai mendapatkan kelemahan otot pada usia 3-5 tahun.

Gejalanya, mudah terjatuh sewaktu bergerak cepat di jalan tidak datar.

Yang khas, untuk bangun dan berdiri, penderita biasanya menempatkan kedua lengan di lantai, menyiapkan diri seperti hendak merangkak, tangan sedikit demi sedikit digerakkan untuk memegang pergelangan kaki. Kemudian penderita memindahkan tangan ke bagian tungkai, akhirnya penderita menegakkan badan dengan meluruskan lengan di atas lutut.

Dalam perjalanan penyakit, terjadi kelemahan otot bahu dan lengan sehingga kedua lengan tidak dapat dinaikkan melewati bahu. Pada tahap ini, anak tidak dapat bangun sendiri jika duduk atau jongkok. Bentuk tubuh pun berubah, pinggul miring, perut menonjol, serta tulang belakang bagian dada sampai bahu melengkung ke belakang.

Penderita duchenne muscular dystrophy terpaksa memakai kursi roda pada usia 10-12 tahun akibat pengerutan otot, kelemahan otot panggul, dan skoliosis berat.

Sejauh ini diagnosis secara dini belum banyak dilakukan di Indonesia. Diagnosis dapat dilakukan antara lain lewat tes DNA. Lewat tes ini, tidak hanya setelah anak lahir, tetapi sejak janin pun bisa diperiksa kemungkinan adanya penyakit MD. Dengan demikian, dapat diambil keputusan tepat untuk tindakan selanjutnya.

Cara lain dengan biopsi otot. Jika serum kreatinin kinase meningkat lebih dari 200, menandakan adanya masalah otot. Selain itu, diagnosis juga dilakukan dengan electromyography dan analisis darah dengan western blot terkait distrofin.

Terapi

Terapi dengan obat regeneratif masih sangat mahal. Apalagi obatnya masih impor. Cara yang lebih murah, berdasarkan yang penulis lakukan, yaitu berolahraga minimum 30 menit per hari disesuaikan dengan kondisi fisik penderita, misalnya berenang, meditasi, mengurangi stres, mengonsumsi protein berkualitas tinggi, dan obat kreatinin minimum 1 kapsul per hari, dapat memperlambat perburukan MD.

Hasil penelitian Institut der Medizinischen Fakult├Ąt an der Neurologischen Klinik und Poliklinik di Jerman menunjukkan, creatine monohydrate membantu memasok energi ke otot dan sel saraf. Dosis yang dianjurkan untuk dewasa 4 gram per hari, anak 2 gram per hari. Obat tidak boleh diminum dengan kopi. Penderita dianjurkan minum air putih 2 liter per hari. Kram otot sebagai efek samping diatasi dengan magnesium 300 gram per hari.

Kegemukan harus dihindari. Perlu rehabilitasi medik untuk mencegah pengerutan otot.

Saya mengajak para peneliti, dokter, pemerintah, pengusaha, dan masyarakat Indonesia bekerja sama menemukan terapi MD, juga membangun fasilitas yang ramah bagi penderita MD di semua gedung, sarana transportasi, dan tempat pelayanan kesehatan.

Keluarga penderita MD perlu memahami kondisi kesehatan penderita di masa depan sehingga dapat merencanakan fasilitas yang diperlukan di rumah, sekolah, dan pekerjaan yang sesuai dengan kondisi fisiknya.

Imada Laura HP, Dokter

Gangguan Jiwa Masih Diabaikan

Posted: 10 Feb 2012 08:52 PM PST

Jakarta, Kompas - Tekanan pembangunan dan kurangnya kemampuan beradaptasi membuat jumlah penderita gangguan mental emosional terus membesar. Namun, perhatian pemerintah dan kepedulian masyarakat masih rendah. Padahal, kerugian akibat gangguan mental sangat besar.

Riset Kesehatan Dasar 2007 menyebutkan, prevalensi gangguan mental emosional berupa depresi dan cemas pada masyarakat berumur di atas 15 tahun mencapai 11,6 persen. Jika jumlah penduduk pada kelompok umur tersebut tahun 2010 ada 169 juta jiwa, jumlah penderita gangguan jiwa 19,6 juta orang.

"Ini menunjukkan masyarakat hidup dalam emosi dan kondisi kejiwaan bermasalah. Jumlah ini cukup moderat. Jika diperluas gangguan kejiwaan pada anak dan remaja, jumlahnya bisa lebih besar lagi," kata Direktur Bina Kesehatan Jiwa, Kementerian Kesehatan, Irmansyah, di Jakarta, Jumat (10/2).

Prevalensi gangguan jiwa tertinggi ada di Jawa Barat sebesar 20 persen. Semakin bertambah umur, jumlah penderita gangguan mental makin besar. Gangguan jiwa lebih banyak dialami mereka yang berpendidikan rendah, yaitu yang tidak tamat sekolah dasar.

Hal senada dikemukakan Kepala Pusat Kesehatan Mental Masyarakat Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada Rahmat Hidayat. Prevalensi gangguan jiwa di Indonesia sama dengan prevalensi penderita gangguan jiwa di negara lain.

Penyebab depresi dan cemas yang dialami masyarakat sangat kompleks, mulai dari persoalan sosial ekonomi hingga kebijakan pemerintah yang menekan rakyat.

Tekanan itu di antaranya berupa sulitnya mencari penghasilan memadai, kehidupan kota yang kian sumpek akibat terbatasnya ruang publik, perubahan drastis nilai-nilai kehidupan di pedesaan, atau masuknya nilai- nilai baru yang memengaruhi keluarga. Selain itu, kebijakan perburuhan pemerintah yang menggaji rendah buruh serta kebijakan pendidikan yang menekan siswa dan orangtua turut menekan warga.

Irmansyah menambahkan, kerugian ekonomi akibat gangguan jiwa mencapai Rp 20 triliun. Kerugian berupa hilangnya produktivitas seseorang serta beban ekonomi dan biaya kesehatan yang harus ditanggung keluarga dan negara. Apalagi, proses pengobatan penderita gangguan jiwa bisa berlangsung seumur hidup.

Fasilitas terbatas

Meski penderita dan nilai kerugiannya besar, fasilitas dan tenaga kesehatan jiwa di Indonesia masih sangat terbatas. Saat ini hanya ada 32 rumah sakit jiwa milik pemerintah dan 16 rumah sakit jiwa swasta. Belum semua provinsi memiliki rumah sakit jiwa.

Dari 1.678 rumah sakit umum yang terdata, hanya sekitar 2 persen yang memiliki layanan kesehatan jiwa. Hanya 15 rumah sakit dari 441 rumah sakit umum daerah milik pemerintah kabupaten/kota yang memiliki layanan psikiatri.

Kondisi sama terjadi pada puskesmas, hanya 1.235 puskesmas yang memberikan layanan kesehatan jiwa dari sekitar 9.000 puskesmas.

Jumlah tenaga kesehatan jiwa sangat terbatas. Jumlah psikiater atau dokter spesialis kesehatan jiwa hanya ada 616 orang. Sekitar 200 psikiater berada di Jakarta dan sekitarnya. Jumlah psikolog klinis di Indonesia sangat rendah, sekitar 400 orang.

Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia Tun Kurniasih Bastaman mengatakan, gangguan kejiwaan terkait erat dengan kehidupan sehari-hari. Persoalan ini dapat muncul dari gangguan kepribadian, mulai dari selalu curiga dengan sekitarnya, selalu ingin menarik perhatian orang lain, narsistik, hingga kecenderungan untuk melanggar norma- norma yang ada (antisosial).

Hubungan suami-istri, orangtua-anak, atasan-bawahan, dan antarteman juga bisa menjadi pemicu gangguan kepribadian.

"Kepribadian yang sehat adalah yang mampu mengenal diri, mampu menerima orang lain apa adanya, mampu berempati, bisa menyayangi orang lain, mampu mengendalikan diri, produktif, dan luwes," katanya.

Dampak dari sebuah tekanan yang memicu gangguan mental bisa berbeda pada setiap orang. Ini sangat bergantung kepada ketahanan masing-masing individu menghadapi guncangan jiwa.

Beberapa gejala gangguan jiwa antara lain gangguan tidur, mudah terkejut, cemas berlebihan, sulit berkonsentrasi, sering berdebar-debar, serta gangguan fisik, seperti diare dan sakit perut.

Tidak semua orang yang memiliki gejala-gejala tersebut bisa langsung dikatakan memiliki gangguan jiwa. "Jika gejala yang muncul terjadi terus-menerus dan menimbulkan gangguan pada penderita dan orang di sekitarnya, itu baru bisa disebut gangguan jiwa," kata Tun.

Untuk pemulihan, sebenarnya manusia memiliki kemampuan untuk beradaptasi. Jika tidak berhasil, masyarakat tidak perlu ragu berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater karena mereka dapat membantu mengatasi gangguan jiwa ringan hingga berat. (MZW)

Katharine McPhee Kehilangan Kesempatan

Posted: 10 Feb 2012 08:49 PM PST

LOS ANGELES, KoranBaru.com — Penyanyi dan pemain film Katharine McPhee (27) masih mengingat kenangan saat dia kehilangan kesempatan untuk ambil bagian dalam film The Hangover.

Bintang jebolan kontes menyanyi American Idol ini mengikuti audisi untuk peran sebagai Tracy Billings dalam film komedi yang diproduksi tahun 2009 itu. Namun, McPhee gagal mendapatkannya. Peran tersebut jatuh ke tangan model Sasha Barrese.

"Saya tak mendapatkan peran itu, tetapi tetap ngotot datang ke lokasi shooting setiap hari. Saya sungguh berharap bisa mendapatkan peran itu," ujarnya.

Meski begitu, McPhee yang membintangi serial musikal televisi beken di Amerika Serikat, Smash, tak mau terus-menerus merasa iri. Dia menonton The Hangover saat film itu diputar di bioskop.

"Film itu jauh lebih baik daripada yang saya bayangkan. Di bioskop saya tetap berangan-angan, seandainya saya yang mendapatkan peran itu," kenangnya.

Untuk perannya dalam Smash, McPhee rutin berlatih menari beberapa jam dalam sehari. Dia mengenang pengalaman pertamanya naik kereta api bawah tanah untuk shooting Smash di New York.

 "Suatu ketika, Smash shooting di Brooklyn. Pada hari pertama saya bertekad naik kereta api bawah tanah dan pergi ke lokasi shooting sendirian," cerita pemeran Karen Cartwright dalam Smash itu. (IMDB.COM/DOE)

Indonesias Govt Likely Imports Salt

Posted: 10 Feb 2012 08:41 PM PST

JAKARTA, KoranBaru.com – Despite its decision last year to stop importing consumer salt, the government is likely to import the commodity this year as stocks at home are now running low.

In order to meet the country's need for salt in the March-July 2012 period, the government is expected to set a quota of 600,000 tons – 700,000 tons for salt imports this year. Director General of External Trade at the Trade Ministry Deddy Saleh said the government had actually yet to decide whether or not to import the commodity.

“Based on our estimate, we have to import consumer salt because stocks will finish at the end of February 2012. Our monthly need for salt reaches 120,000 tons so that we have to import some 600,000 – 700,000 tons,” the director general said.

The maritime and fisheries ministry (KKP) and the government have different data on domestic salt production last year (2011). KKP said production reached 1.5 million tons while according to the government's data it was only 1.1 million tons.

The arrival of the rainy season in September 2011 disturbed the country's salt production and prevented the government from achieving its target production figure of 1.4 million tons. Last year, then maritime and fishery minister Fadel Muhammad said Indonesia's total need for salt reached 3.4 million tons in 2011. The country's total need for salt was formulated by related ministries.

The four related ministries agreed to set the national need for salt at 3.4 million tons, consisting of 1.6 million tons for consumption and 1.8 tons for industry. Therefore, last year, the Indonesian government decided to stop importing consumer salt in order to absorb local farmers' salt production which was expected to reach 1.4 million tons a year.

“Thank God, we have decided to stop importing consumer salt,” then maritime and fisheries affairs minister Fadel Muhammad said after attending a coordination meeting on food affairs at the office of the coordinating minister for economic affairs.

The government made the decision as part of its efforts to solve problems among related ministries regarding the importation of consumer salt. However, salt for industry will remain to be imported.

Now that the consumer salt stocks are not enough, the government is pondering to import the commodity. “The government will import the commodity, after it is discussed by different parties at the coordinating minister for economic affairs' office,” Deddy Saleh said on Wednesday.

He noted that salt stocks at present were predicted to be enough for consumption until the end of this month only, so Indonesia is likely to import salt to meet its need through July. The director general said that if Indonesia needed a stock of 120,000 tons of salt per month, then it should import 600,000 tons of consumer salt for the five-month period.

The estimate is based on survey results of independent surveyor Sucofindo on available stocks at the farmers' level, private businesses and state-owned salt firm PT Garam. He said that present salt stocks amounted to 200,000 tons, though about 60,000 tons have been used by the industrial sector.

“The salt harvest season in the country will likely begin in August. We are worried that existing stocks will deplete but we are going to discuss it,” the said.

The maritime and fishery ministry launched a smallholder's salt business empowerment program (Pugar) this year with a budget amounting to Rp107 billion and with a production target of 1.3 million tons.

The Central Bureau of Statistics (BPS) reported Indonesia¿s salt imports in the January ¿ December 2011 period totalled 2.84 million tons worth US$146.49 million. The commodity was imported from Australia, India, Singapore, Germany and New Zealand.

Regarding the need to import salt regardless of the fact that the government decided last year to stop importing the commodity, Trade Minister Gita Wirjawan said that the grand harvest last year was only enough to meet domestic need until February. Therefore, the minister said, the government had decided again to import salt to cover the shortage. “From where can we import salt to meet consumers' need from March until the next grand harvest in August 2012,” the minister asked.

Yet, the marine and fisheries ministry had stuck to its stance not to recommend the importation of salt until the grand harvest in August. “We hope we are not going to import consumer salt,” Maritime and Fishery Minister Sharif Cicip Sutardjo said on Tuesday. He said that the need for salt this year could still be met with domestic production. “We have announced that we are going to be self-sufficient in salt this year,” he added.

According to the maritime and fishery ministry, the need for salt in 2011 was 2.9 million tons, consisting of 1.1 million tons of consumer salt and 1.8 million tons for industry.

In the meantime, the trade ministry said total need for salt was 3.15 million tons, consisting of 1.38 million tons for consumption and 1.77 million tons for industry. Domestic salt production last year was 1.4 million tons, all of which was allocated for consumption.

Pencarian yang tertangkap pada berita ini:

Kanker Paru Naik Seiring Jumlah Perokok

Posted: 10 Feb 2012 08:36 PM PST

Jakarta, Kompas – Jumlah pasien kanker paru meningkat 20 persen setiap tahun. Peningkatan ini seiring dengan peningkatan jumlah perokok di Indonesia.

"Faktor risiko terbesar kanker paru adalah merokok, yang dihubungkan dengan 9 dari 10 kasus kanker paru," kata Achmad Hudoyo, dokter subspesialis paru dari RS Persahabatan, Jumat (10/2), di Jakarta, di sela-sela Pertemuan Ilmiah Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi.

Data RS Persahabatan menunjukkan, jumlah pasien kanker paru yang berobat atau dirawat mencapai 800-1.000 orang selama dua tahun terakhir. Diprediksi, jumlah ini akan mencapai angka 1.300 pada tahun 2013.

Achmad mengatakan, 70 persen dari pasien kanker paru menggunakan jasa Askes dan Jamkesmas. Hal ini berarti para pasien berasal dari golongan tidak mampu. Jaminan kesehatan itu mengakomodasi tindakan biopsi, bronkoskopi, kemoterapi, dan obat. Adapun terapi target, yang harga satu pil per hari Rp 600.000-Rp 700.000 dan pasien harus mengonsumsi selama berbulan-bulan hingga tahunan, tidak diganti Jamkesmas.

Dari jumlah pasien itu, sebagian besar merupakan perokok berat yang menghabiskan dua bungkus rokok per hari. "Kanker paru bisa dicegah dengan tidak merokok. Tetapi, di Indonesia, makin tahun, jumlah perokok makin tinggi. Jumlah perokok mula juga meningkat," ujarnya.

Dalam situs Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) disebutkan, kanker paru menduduki peringkat pertama sebagai kanker penyebab kematian (1,37 juta kematian) disusul kanker perut (736.000), kanker hati (695.000), kanker kolorektal (608.000), kanker payudara (458.000), dan kanker serviks (275.000). Di Indonesia, angka kematian akibat kanker paru 20,5 per 100.000 orang.

Achmad mengatakan, angka kesintasan (survival rate) untuk 5 tahun kanker paru hanya 13 persen. Ini jauh lebih kecil dari kanker payudara, prostat, dan usus, yang bisa mencapai 80 persen.

Keterlambatan mendeteksi kanker paru membuat peluang penderita untuk bertahan hidup semakin kecil.

Pada kanker paru stadium lanjut, dokter menyarankan agar memanfaatkan pengobatan paliatif. Ini merupakan perawatan pasien kanker untuk mengurangi kesakitan dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

Pakar pengobatan paliatif yang juga dokter subspesialis paru di RSUD dr Soetomo Surabaya, Benjamin P Margono, mengatakan, perawatan ini membutuhkan tim dari berbagai latar belakang. "Keluarga pasien juga perlu penanganan karena ada kekhawatiran kanker menurun pada keluarga," kata Benjamin. (ICH)

Dhisa, Album Curhat

Posted: 10 Feb 2012 08:27 PM PST

JAKARTA, KoranBaru.com — Penyanyi Dhisa (21) menganggap album perdananya, First Journey, merupakan album curhat (curahan hati). Bagaimana tidak, Sembilan lagu dalam album ini adalah rangkaian cerita perjalanan cinta.

"Iya, itu berdasarkan kisahku. Lagu 'Cintaku Kamu' (garapan Yovie Widianto) menceritakan tentang dua orang yang enggak bisa saling memiliki, tetapi si perempuan tetap kuat dan tabah," cerita perempuan bernama lengkap Andhisa Paramitha itu.

Untuk album itu, mahasiswa Universitas Pelita Harapan, Tangerang, tersebut ikut menggarap lirik beberapa lagunya."Dulu, aku sering bernyanyi bersama Papa Idang Rasjidi. Lalu, aku bilang gimana kalau berkarier solo? Jadilah Tompi dan Yovie Widianto kemudian membantu membuat album itu," ucap Dhisa di sela-sela shooting acara Showcase di Studio Orange, Kompas TV.
Dhisa yang bernyanyi sejak umur 14 tahun menganggap Idang seperti orangtuanya karena ia belajar bernyanyi dan manggung bersama Idang. "Aku berusaha bernyanyi dengan perasaan. Harus ada feel-nya supaya enak didengar dan dinikmati," ujar Dhisa.   

Kuliah dan bernyanyi bagi dia merupakan dua hal yang harus dijalani secara serius. "Dua-duanya harus jalan. Alhamdulillah, aku enggak ada kendala. Kalau mengulang mata kuliah, sih, ada juga, tapi enggak banyak," ungkap Dhisa sambil tertawa. (SIE)

Facebook Can Alienate People Further

Posted: 10 Feb 2012 08:19 PM PST


KoranBaru.com
– Facebook can help you accumulate hundreds of instant friends, but people with low self-esteem should limit their woeful comments or risk losing their cyber pals, a study reports.

While the social media site is a convenient outlet to share feelings and maintain friendships, researchers have found people who had a poor opinion of themselves were more likely to post negative messages that irritated their existing online friends and alienated themselves further.

As part of their study, Canadian psychologists Amanda Forest and Joanne Wood asked a group of university students what they thought of Facebook, a website that has revolutionised social media and has more than 800 million members worldwide.

They found students with low self-esteem believed the social networking site was a safer place to make and maintain friendships because it reduced the risk of awkward social situations.

The psychologists, from the University of Waterloo, then interviewed another group of students about what they wrote on their profile, which were rated by other students on how positive or negative the comments were.

Finally, the researchers measured how both strangers and friends felt toward the individuals who posted comments in the previous study. They found people who wrote upbeat posts such as ”[Name] is lucky to have such terrific friends and is looking forward to a great day tomorrow!” were judged more likeable than people who constantly wrote negative messages, such as “[Name] is upset b/c her phone got stolen :@.”

Ms Forest, the lead author of the study, said Facebook provided an ideal opportunity for social connection and could be particularly useful for people who found in-person interactions awkward or intimidating, but it was how the site was used that mattered.

“If you’re talking to somebody in person and you say something, you might get some indication that they don’t like it, that they’re sick of hearing your negativity,” Ms Forest, whose findings are published in the journal Psychological Science, said.

“On Facebook, you don’t see most of the reactions.”

While Ms Forest said they had not yet investigated whether people took any action against their negative friends’ comments – by ‘de-friending’ them or posting a response – she suggested that users should put more thought into what they post, and what effect their posts might have on members of their social networks.

Van Persie Bantah Ingin ke Madrid

Posted: 10 Feb 2012 08:14 PM PST

Striker Arsenal, Robin Van Persie, melambai ke arah penonton setelah timnya menang 7-1 atas Blackburn Rovers di Stadion Emirates, London utara, Sabtu (4/2/2012).

LONDON, KoranBaru.com Penyerang Arsenal, Robin van Persie, membantah pemberitaan Marca yang menyebut dirinya berminat bermain untuk Real Madrid. Menurutnya, ia tak diwawancarai oleh Marca dan mengeluarkan pernyataan seperti yang mereka beritakan.

“Berbeda dari pemberitaan di Spanyol, aku tak pernah bicara kepada Marca dan tak pernah diwawancari,” ungkap Van Persie di akun Twitter-nya.

Sebelumnya, surat kabar Spanyol itu memberitakan bahwa dalam wawancara melalui telepon pada Kamis lalu, Van Persie mengatakan, “Tentu saya ingin bermain di sana (Madrid). (Namun), aku pikir Arsenal tidak akan bersedia bernegosiasi.”

Kontrak Van Persie akan habis pada 2013 mendatang. Arsenal mengaku sudah mengajak Van Persie menegosiasikan kontrak baru, tetapi belum diterima pemain asal Belanda tersebut.

Van Persie kemudian disebut media-media Inggris dan Spanyol diminati Real Madrid dan Barcelona. Bahkan, ia diberitakan sudah mempertimbangkan untuk pindah, jika Arsenal mengakhiri musim ini tanpa gelar.

Tevez Batal ke PSG karena Gaji Tinggi

Posted: 10 Feb 2012 08:09 PM PST

Penyerang Manchester City, Carlos Tevez (kiri), berbincang dengan mantan pelatih Boca Juniors, Carlos Bianchi (kanan), pada pertandingan perpisahan Martin Palermo, di Stadion La Bombonera, Buenos Aires, Sabtu (4/2/2012).

PARIS, KoranBaru.com — Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Carlo Ancelotti, mengatakan, klubnya batal merekrut penyerang Manchester City, Carlos Tevez, karena tak mencapai kesepakatan soal nilai gaji.

“Kami bicara dengan agennya bahwa kami menginginkan (Tevez). Namun, kami tak mencapai kesepakatan. Saya tak berpikir ia akan mengubah gagasan soal berapa besar gaji yang ia inginkan,” ungkap Ancelotti.

Tevez masih terikat kontrak sampai 2014, tetapi sudah tidak dimainkan setelah dituding Pelatih Roberto Mancini menolak dimainkan sebagai pengganti pada pertandingan Liga Champions melawan Bayern Muenchen, 27 September 2011. Sejak itu, Tevez tak pernah masuk skuad City lagi.

Tevez pun masuk daftar jual City pada jendela transfer Januari lalu. Belum lama ini, Mancini mengaku tak menutup kemungkinan memainkan Tevez di sisa musim ini. 

Pencarian yang tertangkap pada berita ini:

Barcelona Berharap Pep Perpanjang Kontrak

Posted: 10 Feb 2012 08:06 PM PST

Pelatih Barcelona, Josep “Pep” Guardiola.

BARCELONA, KoranBaru.com — Direktur Olahraga Barcelona Andoni Zubizarreta sangat berharap Pelatih Pep Guardiola akan segera menandatangani kontrak baru bersama tim asal Catalan tersebut.

Kontrak Guardiola akan habis pada akhir musim ini. Sampai saat ini belum ada tanda-tanda pria berusia 41 tahun tersebut akan memperpanjang masa baktinya. Hal ini membuat pihak “Braulgrana” cemas. Terlebih lagi, beberapa media Italia sudah melemparkan isu bahwa sang pelatih akan mencari pengalaman baru di klub lain.

“Dia (Guardiola) tahu bahwa dia punya kemungkinan untuk memperpanjang kontraknya. Saya tak akan melihat telepon saya setiap 10 menit untuk memberitahunya. Pep tahu soal dirinya sendiri. Dia tahu  suasana di kamar ganti dan klub, dan dia tahu apa yang bagus untuk Barcelona,” kata Zubizarreta.

“Setiap tanda adalah baik terkait perpanjangan kontraknya. Kami tak punya calon potensial untuk menggantikan Pep,” lanjutnya.

Senin, Jasa Raharja Beri Santunan

Posted: 10 Feb 2012 08:01 PM PST

BOGOR, KoranBaru.com — Korban kecelakaan maut bus Karunia Bakti ditempatkan sementara di RS Paru Goenawan Partowidigdo. Korban yang terdata, sebanyak 14 orang meninggal dunia dan 49 orang luka-luka.

Kepala Divisi Pencegahan dan Pelayanan Jasa Raharja Pusat Budi Raharjo mengatakan, pihaknya akan mendata keluarga korban untuk pemberian santunan. “Mulai hari Senin (13/2/2012), kami akan serahkan santunan langsung ke keluarga korban. Karena itu, saat ini kami sedang mendata ahli warisnya,” ujar Budi, Sabtu (11/2/2012) dini hari, saat ditemui dekat IGD rumah sakit tersebut.

Ia menjelaskan, ahli waris dari korban yang meninggal dunia mendapat santunan sebesar Rp 25 juta. Untuk cacat seumur hidup, ahli waris diberikan santunan Rp 10 juta-Rp 20 juta, dan bagi yang menjalani perawatan, biaya perawatannya ditanggung maksimal sampai Rp 10 juta.

Suasana haru terasa di RS Paru Goenawan Partowidigdo. Keluarga korban berdatangan untuk memastikan anggota keluarga mereka. Seseorang terlihat sempat menangis histeris sampai dirangkul seorang rekannya karena anggota keluarganya meninggal.

Penumpang: Bus Terasa Aneh Setelah di Puncak

Posted: 10 Feb 2012 07:58 PM PST

Tribun Jabar/R Oktora VeriawanKecelakaan maut di jalan Raya Cipanas-Cianjur, Jawa Barat. Bus Karunia Bhakti jurusan Jakarta-Garut dengan nomor polisi Z 7691 DA masuk ke jurang di tikungan Tapal Kuda, Kampung Pameungpeuk RT.02 RW.01, Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Rabu (6/8). Dari 47 orang penumpang, delapan orang meninggal dunia dan tujuh orang luka parah.

BOGOR, KoranBaru.com - Seorang penumpang bus Karunia Bhakti yang selamat dari kecelakaan maut di Cisarua, Bogor, H. Apen (47 tahun), mengaku bahwa ia baru merasakan ada keanehan dalam laju bus tersebut setelah memasuki kawasan Puncak.

“Sebelumnya bus melaju seperti biasa, tidak ada tanda-tanda gangguan mesin atau pun bannya,” kata Apen di RS Gunawan Saroso, Cisarua, Bogor, Jumat (10/2/2012) malam.

Apen bersama tiga rekannya naik bus Karunia Bhakti tersebut dari Jalan Rajamandala Bandung. “Jumlah penumpang sekitar 60 orang, semua kursi terisi, tidak ada yang berdiri,” kata warga Bandung Barat yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan itu.

Ia menuturkan, menjelang maghrib memasuki kawasan Puncak, penumpang mulai merasa ada yang tidak beres pada bus tersebut. “Asap bus terlihat hitam, dan terasa jalannya agak oleng,” katanya.

Ketika melaju di dekat pasar Cisarua, sopir tidak bisa mengendalikan busnya dan menabrak bus lain dan sejumlah kendaraan.

“Saat itu para penumpang berteriak Allahu Akbar, dan ada yang berdiri untuk menghindari benturan kaca,” kata Apen yang duduk di deretan bangku ke empat di belakang sopir.

Apen mengalami luka pada wajahnya karena kena pecahan kaca. Ada empat jahitan di dahinya. “Tadinya saya dan tiga teman saya akan menuju Bandara Cengkareng dan terbang ke Makassar untuk kerja disana,” katanya.

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 18.40 WIB tersebut menewaskan 14 orang. Sebagian besar merupakan penumpang bus Karunia Bhakti.

Antara Krisis dan Keangkeran Old Trafford

Posted: 10 Feb 2012 07:55 PM PST

Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson (kanan), dan Manajer Liverpool, Kenny Dalglish. Kedua tim harus adu taktik dan strategi lebih jitu kala keduanya bertemu pada lanjutan Premier League di Stadion Old Trafford, Sabtu (11/2/2012).

KoranBaru.com — Menjamu Liverpool dalam lanjutan Premier League, Sabtu (11/2/2012), akan menjadi pertandingan besar penuh emosional buat Manchester United. Ini bukan sekadar meraih nilai tiga dan menjaga peluang juara, melainkan juga dendam dan kehormatan. Liverpool pun demikian.

Ini dua tim klasik yang merajai Premier League. Manchester United (MU) merasa bangga karena sudah melewati rekor Liverpool dengan mengoleksi 19 gelar Premier League, unggul satu gelar dibanding “The Reds”. Mereka juga selalu digdaya jika tampil di kandang.

Namun, keangkeran MU kini terganggu oleh krisis pemain. Daftar pemain cedera di Old Trafford mengkhawatirkan Manajer Sir Alex Ferguson. Nemanja Vidic dan Darren Fletcher belum bisa main. Sementara itu, Phil Jones, kiper Anders Lindegaard, dan Michael Owen juga cedera. Tom Cleverly cedera angkel, sementara kondisi Chris Smalling dan Nani meragukan.

Sebaliknya, Liverpool dalam kondisi semakin lengkap. Terlebih lagi, kapten tim Steven Gerrard sudah bisa bermain lagi. Sementara itu, Jose Enrique yang sebelumnya absen saat melawan Tottenham Hotspur kini mulai sembuh.

Meski begitu, keangkeran Old Trafford tetap menakutkan. Mereka menang 22 kali di stadion itu dari 25 pertandingan terakhir dalam Premier League. Namun, mereka sempat kalah 2-3 dari Blackburn Rovers pada Desember 2011.

Melawan Liverpool di Old Trafford, mereka hanya kalah sekali dalam tujuh pertandingan. Secara keseluruhan, MU menang 38 kali, kalah 15 kali, dan 25 pertemuan lainnya di tempat itu berakhir seri.

Liverpool tak hanya datang dengan pasukan yang lengkap. Mereka juga baru saja terangkat moralnya setelah mengalahkan MU pada putaran keempat Piala FA di Stadion Anfield.

Selain itu, Liverpool tak ingin MU terus meninggalkan rekornya. Mereka bertekad menggagalkan usaha “Red Devils” untuk meraih gelar Premier League ke-20.

Namun, MU juga punya mental yang kuat. Mereka tak pernah menyerah sebelum pertarungan berakhir. Hasil seri saat bertandang ke kandang Chelsea merupakan cerminan mentalitas MU. Sudah tertinggal 0-3, mereka tak menyerah dan akhirnya menyamakan kedudukan 3-3.

MU memang krisis pemain. Namun, mereka tetap bertarung habis-habisan, apalagi melawan Liverpool. Sebaliknya, Liverpool selalu punya motivasi lebih setiap bertanding melawan MU.

Maka dari itu, pertarungan kedua tim ini bakal seru dan ketat. Keangkeran dan semangat Old Trafford menjadi modal besar Rio Ferdinand dkk. Namun, kelengkapan tim dan semangat Liverpool sering membahayakan.

Perkiraan susunan pemain

Manchester United: De Gea,
Rafael, Ferdinand, Evans, Evra,
Valencia, Giggs, Carrick, Young,
Welbeck, Rooney.

Liverpool: Reina,
Johnson, Skrtel, Agger, Enrique,
Gerrard, Spearing, Adam,
Kuyt, Suarez, Bellamy.

Pencarian yang tertangkap pada berita ini:

Polisi Amankan Sopir Bus Karunia Bhakti

Posted: 10 Feb 2012 07:51 PM PST

Tribun Jabar/R Oktora VeriawanKecelakaan maut di jalan Raya Cipanas-Cianjur, Jawa Barat. Bus Karunia Bhakti jurusan Jakarta-Garut dengan nomor polisi Z 7691 DA masuk ke jurang di tikungan Tapal Kuda, Kampung Pameungpeuk RT.02 RW.01, Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Rabu (6/8). Dari 47 orang penumpang, delapan orang meninggal dunia dan tujuh orang luka parah.

BOGOR, KoranBaru.com — Kepolisian Resor Bogor mengamankan sopir bus Karunia Bhakti yang sempat melarikan diri setelah terjadi kecelakaan maut di Jalan Raya Puncak depan Pafesta Cisarua, Kabupaten Bogor, Jumat (10/2/2012) malam.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bogor Ajun Komisaris Syarif Zainal Abidin, Sabtu (11/2/2012) dini hari, mengatakan, pihaknya saat ini sudah mengamankan sopir tersebut. “Sopir sudah kami amankan,” katanya.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, sopir diketahui berusaha melarikan diri. Syarif belum mau menyebutkan identitas sopir yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka penyebab kecelakaan maut yang menewaskan 14 orang itu.

“Sesuai Undang-Undang Lalu Lintas, tersangka dapat dijerat Pasal 310 Ayat 4, yakni kecelakaan yang menyebabkan orang meninggal. Ancaman maksimal enam tahun penjara,” katanya.

Peristiwa kecelakaan beruntun yang melibatkan 12 kendaraan terjadi pada Jumat pukul 18.40. Bus Karunia Bhakti jurusan Garut-Jakarta menabrak sejumlah kendaraan yang berada di depannya.

Diduga karena rem blong, bus menghantam bus Doa Ibu dan menabrak sejumlah kendaraan roda empat, roda dua, dan warung makan. Sebanyak 14 orang dinyatakan meninggal dunia, dan 47 lainnya luka-luka.

Korban meninggal dievakuasi ke RS Paru Cisarua, sedangkan korban luka-luka sebagian dilarikan ke RS Ciawi.

Aparat kepolisian masih melakukan pengangkatan bus Karunia Bhakti yang menghantam rumah toko (ruko) dan berada di tebing vila.

Proses pengangkatan cukup sulit karena badan bus besar. Selain itu, kehadiran warga yang menonton kecelakaan juga menyulitkan para petugas.

Lewat SMS, Motta Minta Morrati Menjualnya

Posted: 10 Feb 2012 07:47 PM PST

Direktur Teknik Paris Saint-Germain Leonardo (kanan) memperkenalkan pemain yang baru direkrut dari Inter Milan Thiago Motta (kiri), di Parc des Princes, Rabu (1/2/2012).

PARIS, KoranBaru.com — Dalam keadaan masih terikat kontrak sampai 2013, Thiago Motta pindah dari Inter Milan ke Paris Saint-Germain (PSG), 31 Januari lalu. Menurut Le Parisien, transfer terjadi setelah Motta menyampaikan permintaan dijual melalui pesan singkat (SMS) kepada Presiden Inter Massimo Moratti.

“Tolong pahami Tuan Moratti, berilah aku hadiah: biarkan aku pindah ke Paris,” demikian isi SMS Motta kepada Moratti, seperti dilansir Le Parisien.

Dikatakan, SMS itu dikirim pada 30 Januari. Keesokan harinya, sementara Motta bergabung dengan PSG dengan kontrak sampai 2015, Inter mendatangkan Angelo Palombo dari Sampdoria dalam status pinjam sampai akhir musim ini. 

Atlet Paralayang Nyaris Masuk Jurang

Posted: 10 Feb 2012 07:37 PM PST

Atlet Paralayang nyaris masuk jurang ketika gagal Take Off di ajang Jogja Air Show (Antara/ Arif Pribadi)

KoranBaru – Pergelaran Jogja Air Show yang berlangsung hari ini, Jumat 10 Februari hingga Minggu, 12 Februari 2012 diwarnai insiden kecelakaan yang menimpa atlet paralayang asal Jakarta, Irwan Haryanto.

Kecelakaan yang menimpa Irwan terjadi sekitar pukul 16.30 WIB saat korban akan take off dari bukit Watu Gupit, Panggang Gunung Kidul atau bukit sisi timur Pantai Parangtritis.

“Korban gagal take off dan terperosok di bibir jurang bukit Watu Gupit,” kata Daru Supriyanto, Humas SAR Daerah Provinsi DI Yogyakarta, Jumat, 10 Februari 2012.

Petugas SAR Daerah selanjutnya mengevakusi korban dari lokasi. Usai upaya penyelamatan sekitar sekitar 15 menit, korban akhirnya berhasil diangkat dan langsung dievakuasi ke RSUD Panembahan Senopati Bantul.

“Namun, oleh RSUD dirujuk untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut ke RS Bethesda Yogyakarta,” paparnya.

Saat dievakuasi, kondisi korban tidak pingsan dan tak ada tanda-tanda luka berat. “Kami tidak tahu hasil analisis dari dokter, karena korban harus dirawat lebih lanjut ke Bethesda,” ujarnya. (art)

Belum Diaktifkan, Walikota Bekasi Mengadu

Posted: 10 Feb 2012 07:27 PM PST

Jum’at, 10 Februari 2012, 17:21 WIBIta Lismawati F. Malau, Nur Eka Sukmawati Ekspresi Walikota Bekasi Mochtar Muhammad saat divonis bebas korupsi (Antara/ Agus Bebeng)

KoranBaru – Walikota Bekasi nonaktif Mochtar Mohammad mengadukan nasibnya kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Kabareskrim, dan Jampidum Kejaksaan Agung. Meski telah diputus bebas dari kasus korupsi, Mochtar resah karena tak kunjung diaktifkan kembali sebagai walikota.

Dalam sebuah diskusi di Jakarta, Jumat 10 Februari 2012, Mochtar mempertanyakan sikap Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi yang belum mengaktifkan dirinya kembali. “Dalam undang-undang, apabila putusan bebas murni, 1 sampai 30 hari walikota diaktifkan kembali,” kata Mochtar.

Mochtar mengaku tidak tahu kenapa Gamawan belum melangkah. “Saya yang sudah diputus bebas murni, sampai hari ini Mendagri belum mengeluarkan SK pengaktifan, padahal Gubernur sudah mengeluarkan SK pengaktifan,” ungkapnya dalam diskusi yang juga dihadiri Megawati itu.

Majelis Hakim Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi di PN Bandung memutus bebas Mochtar Mohammad dalam sidang yang digelar Selasa 11 Oktober 2011. Empat perkara korupsi yang didakwakan jaksa pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Mochtar, mentah semua.

Keempat kasus yang didakwakan kepada Mochtar itu adalah suap Piala Adipura 2010, penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi, suap kepada BPK, dan penyalahgunaan anggaran makan-minum yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp5,5 miliar. (kd)

Geledah Banggar, KPK Kembali Angkut 4 Kardus

Posted: 10 Feb 2012 07:24 PM PST

KPK hari ini menggeledah ruang Banggar DPR dalam kasus suap PPID (Antara/Fanny Octavianus)

KoranBaru - Komisi Pemberantasan Korupsi akhirnya selesai menggeledah ruang pimpinan Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat. KPK menggeledah ruangan itu selama sepuluh jam lebih.

Usai penggeledahan, KPK terlihat menyita empat kardus berukuran sedang serta hardisk laptop dan dua telepon genggam. KPK keluar ruang Banggar langsung menuju ke lobi belakang Nusantara I gedung DPR sekitar pukul 20.15 WIB.

Enam penyidik KPK yang tengah membawa barang bukti langsung masuk ke mobil Kijang Inova bernomor polisi B 1891 UFR.

Sebelumnya, dua penyidik KPK sudah keluar sejak pukul 16.45 WIB, Jumat 10 Februari 2012. Dua penyidik KPK masing-masing membawa kotak berwarna hitam dan satu unit handycam.

Salah satu penyidik membenarkan bahwa barang-barang yang mereka bawa akan dibawa ke kantor KPK di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. “Ya,” kata salah seorang penyidik sambil mengangguk.

Penggeledahan KPK hari ini terkait kasus suap pencairan dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (PPID) di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. KPK telah menetapkan tersangka dalam kasus suap PPID itu, yakni anggota Badan Anggaran DPR, Wa Ode Nurhayati.

"Ada jejak atau petunjuk yang kami peroleh dari penggeledahan di Banggar untuk mengembangkan kasus Wa Ode," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi, di kantor KPK. (art)

DPR: Kemahalan, Pesawat Presiden Anti Peluru?

Posted: 10 Feb 2012 07:20 PM PST

Pesawat Kepresidenan Boeing Business Jet 2 (Sekretariat Negara)

KoranBaru - Komisi I DPR mempertanyakan biaya interior dan alat keamanan pesawat kepresidenan yang dinilai terlalu mahal, bahkan mendekati harga badan pesawat. DPR juga mempertanyakan apakah fungsi kelengkapan pesawat kepresidenan sudah memperhitungkan efektivitas dan efisiensi.

Anggota Komisi I DPR, Tjahyo Kumolo menjelaskan, pembelian pesawat kepresidenan tidak dapat dibatalkan, karena telah disetujui oleh DPR periode 2004-2009 dan pesawatnya pun telah jadi.

“Pembelian pesawat cukup bisa dipahami, tapi yang jadi pertanyaan teman-teman Komisi I, biaya renovasi interior itu kok hampir sama dengan harga pesawat,” kata Tjahyo di Jakarta, Jumat, 10 Februari 2012.

Seperti diketahui, pemerintah telah melunasi biaya pembelian pesawat RI 1 buatan Boeing jenis Boeing Business Jet 2 Green Aircraft seharga US$91,2 juta atau Rp850 miliar. Rinciannya, sebesar US$58,6 juta untuk badan pesawat, US$27 juta interior kabin, US$4,5 juta sistem keamanan, dan US$1,1 juta untuk biaya administrasi.

Dengan demikian, harga badan pesawat dibandingkan interior kabin dan sistem keamanan sebesar 53,75 persen. Sementara itu, harga interior dan alat keamanan dibandingkan dengan keseluruhan harga pesawat sebesar 34,5 persen. “Kalau perbedaannya hanya 20-30 persen sih ok,” kata Tjahyo.

Untuk itu, Komisi I mempertanyakan efektivitas interior pesawat dan alat keamanan pesawat. “Kalau harganya mahal, apa anti peluru, anti petir, anti angin, ini menyangkut efektivitas dan efisiensi,” kata Tjahyo. “Ibarat, rumahnya sudah dibeli, isi interior hampir sama dengan harga rumah, ini kan jadi pertanyaan.” (art)

Mekeng: Pimpinan Banggar Tak Terlibat

Posted: 10 Feb 2012 07:11 PM PST

Ketua Banggar Melchias Marcus Mekeng (KoranBaru/Anhar Rizki Affandi)

KoranBaru – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menggeledah ruang Badan Anggaran DPR. Ketua Badan Anggaran, Melchias Markus Mekeng tak berkeberatan jika KPK menggeledah ruang pimpinan Banggar.

“Silakan proses hukum berjalan, silakan saja yang dibutuhkan diambil kami tidak keberatan. Silakan dokumen diambil. Proses hukum yang benar dengan prosedur yang juga benar, kami tak ada masalah,” kata Mekeng ketika dihubungi wartawan, Jumat 10 Februari 2012.

Meski ruang pimpinan digeledah KPK, namun, Mekeng bersikeras bahwa pimpinan Banggar tak terlibat dalam kasus Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (DPPID).

“Media yang menuduh pimpinan Banggar terlibat. KPK kan bekerja dengan fakta dan alat bukti. Tapi media yang suka menggiring kesana-kesini menuduh pimpinan terlibat,” kata dia.

Mekeng juga mengatakan, Wa Ode menjadi tersangka karena diduga menerima uang dari pengusaha. Sementara uang itu tak mengalir sedikitpun kepada pimpinan badan anggaran.

“Kasus Wa Ode kan dia terima duit dari pengusaha. Tak ada duit mengalir ke pimpinan Banggar. Jadi tak pusing kami soal geledah-geledah ini. Biarkan saja KPK bekerja,” kata dia.

Mekeng menjelaskan, di Banggar, setiap pengambilan keputusan ada prosedurnya. Tak bisa ambil keputusan di Banggar secara personal. “Wa Ode harus tanggung jawab. Kalau keputusan PPID itu kan diteken DPR dengan bahasan bersama pemerintah. Jadi jangan disangkut-sangkutkan, ini kasus personal Wa Ode di Banggar,” ujarnya.

“Kalau ada yang jualan untuk kepentingan pribadi ya tangkap saja. Kami dukung. Karena kami bekerja di Banggar sesuai aturan,” tambahnya.

Mekeng juga meminta KPK untuk menyelesaikan kasus ini dengan cepat. “Substansinya masalah Wa Ode, itu yang harus dikerjakan diproses cepat oleh KPK. Seluruh warga negara patuh terhadap proses hukum. Jadi kami tidak keberatan dengan langkah-langkah KPK,” ujarnya. (eh)

Pencarian yang tertangkap pada berita ini:

0 comments:

Post a Comment