Penduduk
dievakuasi dan jalan-jalan ditutup di bagian selatan Pulau Canary,
Spanyol menyusul peringatan yang dikeluarkan pemerintah tentang
kemungkinan letusan gunung berapi bawah laut.
Ujung selatan dari El Hierro diguncang oleh gempa berkekuatan 4,3 Skala Richter (SR) pada Sabtu (05/11) malam, dimana gunung berapi bawah laut di lepas pantai mulai memuntahkan material setinggi 18 meter ke udara. Pulau yang memiliki 500 gunung berapi ini telah mengalami lebih dari 10.000 gempa tremor dalam empat bulan terakhir. Dan kekhawatiran letusan baru muncul setelah sejumlah besar magma mulai berbuih di laut dekat pelabuhan La Restinga. Saksi mata mengatakan bahwa gumpalan magma dapat terlihat di permukaan laut dari gunung berapi bawah laut yang mulai meletus bulan lalu. Inilah yang membuat pemerintah setempat mengeluarkan peringatan letusan dan mengungsikan 600 penduduk La Restinga pada pekan lalu setelah aktivitas gunung berapi tersebut meningkat, serta menutup akses ke pulau tersebut. Kapal telah diperintahkan menjauh dari perairan sekitar pelabuhan La Restinga dan pesawat telah dilarang terbang di atas ujung selatan pulau tersebut. Pemerintah regional Kepulauan Canary mengatakan para ilmuwan telah mendeteksi fragmen vulkanik yang disebut pyroclasts keluar dari laut La Restinga. Pemerintah mengatakan menunggu laporan ilmiah tentang bahaya yang ditimbulkan oleh pyroclasts, tetapi kapal penelitian yang mengumpulkan sampel telah diperintahkan untuk menghentikan aktivitasnya. “Ada bola magma naik ke permukaan memproduksi serangkaian letusan yang menghasilkan aktivitas seismik. Kami tidak tahu apakah bola magma itu akan menerobos kerak dan menyebabkan letusan.” tutur ahli gunung berapi Juan Carlos Carrecedo sambil memperingatkan letusan mungkin terjadi dalam hitungan hari, minggu atau bulan. Diketahui, letusan terakhir di El Hierro atau ‘besi’ dalam bahasa Spanyol terjadi pada 1793 dan berlangsung selama sebulan. Sumber : dailymail |






![Validate my Atom 1.0 feed [Valid Atom 1.0]](valid-atom.png)


0 comments:
Post a Comment